HOT NEWS

PDF Print E-mail
Rabbi Yahudi Pembakar Masjid, Dibebaskan !
Friday, 13 Safar 1431
Friday, 29 January 2010 00:00
Pengadilan Distrik Yerusalem pada hari Kamis (28/1) memerintahkan pembebasan Itzik seorang Rabi Shapira yang ditangkap pada Selasa karena dicurigai terlibat dalam aksi pembakaran sebuah Masjid di desa Yasuf Tepi Barat Palestina. Rabi tersebut adalah salah satu pemimpin Yosef Od Chai Yitzhar Yeshiva di wilayah kependudukan Tepi Barat.
 
Awalnya ia diinterogasi oleh polisi Israel di Tepi Barat lalu dipindahkan ke pusat interogasi di Petah Tikva untuk mendapat diinterogasi selanjutnya oleh Shin Bet.
 
Penuntutan Israel kepada Hakim dan Pengadilan Negeri atas penahanan yang Shapira dan penginterogasian atas dugaan keterlibatan Rabbi Yahudi tersebut menghalangi proses keadilan. Sementara pada saat yang sama telah dilakukan penuntutan kepada Pengadilan Negeri agar Rabbi Yahudi diperiksa dan diinterogasi sehubungan dengan tuduhan membakar masjid.
 
Selanjutnya, Shin Bet dari Keamanan Dalam Israel menyerahkan laporan yang menyatakan bahwa bukti-bukti terhadap Rabbi tidak cukup. Serangan terhadap Palestina Masjid Yasuf di desa ini dilakukan oleh sekelompok pemukim fundamentalis yang juga menulis "price tag" pada dinding. Kebijakan “price tag” dinyatakan oleh para pemukim yang bersumpah untuk "membalas" keputusan Israel untuk sementara membekukan kegiatan pembangunan pemukiman di Tepi Barat.
 
Empat pemukim ditahan oleh polisi Israel pekan lalu, dua di antaranya masih dibawah interogasi. Polisi kemudian menangkap tiga orang lebih pemukim, termasuk dua anak di bawah umur. Presiden Palestina, Mahmoud Abbas, mengatakan bahwa Israel harus mampu mengendalikan para pemukim ketika mereka sedang melakukan tindakan brutal terhadap warga sipil Palestina.
 
Dia menambahkan bahwa pembakaran masjid itu merupakan kejahatan yang keji yang melanggar kebebasan beragama, sebagimana dilaporkan harian Israel Haaretz saat pertemuan Abbas dengan Anggota Knesset Arab Dr Ahmad Tibi, kepala United Arab Daftar. Kedua pemimpin bertemu di Amman - Yordania. (Andy/imemc)
Comments (0)add comment

Write comment
smaller | bigger

busy
 

Maaf Kenyamanan Anda Terganggu

Anda Menggunakan Browser Internet Explorer Versi lama .

Hal ini Mempengaruhi kepada tampilan web ini? Tampilan ini akan senantiasa ada selama Anda belum mengupdate Browser Anda

.